Detail Berita

Bentuk Sudut Baca di Instansi Pemerintah

Selasa, 06 Februari 2018

SAMARINDA – Minat baca dinilai masih rendah tidak terkecuali di Kaltim, sehingga diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan kegemaran dan budaya baca masyarakat. Diantaranya, membentuk perpustakaan atau sudut baca di setiap sekretariat organisasi maupun instansi pemerintah dengan menempatkan seorang petugas (pustakawan). “Minat baca masyarakat kita masih rendah. Karenanya, perlu upaya maksimal dalam meningkatkan kegemaran membaca,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim HM Aswin.

Menurut dia, sudut baca atau perpustakaan mini dapat dibentuk di setiap instansi pemerintah dengan koleksi bacaan. Walaupun sudut baca itu berada di instansi pemerintah tetapi koleksi bacaan tidak mesti terkait bidang pemerintahan tetapi beragam termasuk ilmu pengetahuan secara umum. Terpenting lanjutnya, bagaimana keberadaan sudut baca itu bisa meningkatkan minat membaca pegawai di instansi tersebut. Sehingga secara tidak langsung akan terbangun budaya dan kegemaran membaca di kalangan pegawai.

Aswin mengakui banyak organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki perpustakaan namun tidak dikelola secara baik sebab ketiadaan pengelolanya (pustakawan). Karena itu, diharapkan setiap OPD bisa membentuk sudut baca bahkan perpustakaan walaupun tidak terlalu  besar dan lengkap koleksinya. “Perpustakaan ataupun sudut baca itu penting bagi pegawai sebagai sarana membaca guna menambah pengetahuan dan wawasan,” katanya. Aswin berharap setiap OPD sudah terbentuk sudut baca atupun perpustakaan kecil bagi anggotanya. (yans/sul/humasprov)