Detail Berita

KUNJUNGAN SILATURAHMI ARSIPARIS SE-KALTIM DENGAN GUBERNUR KALTIM

Selasa, 16 Januari 2018

SAMARINDA – Arsip sebagai tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan dalam mengakselerasi pelayanan publik yang prima. Arsip tidak hanya dipandang sebagai catatan sejarah, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari manajemen organisasi. Keberhasilan pengelolaan arsip dengan sendirinya akan mempengaruhi kinerja organisasi, karena arsip organisasi secara nyata dan berkelanjutan memberikan dukungan kelancaran pada keseluruhan proses manajemen organisasi.

Penyelenggaraan kearsipan di daerah yang bermutu, menjamin penyelamatan bahan pertanggungjawaban serta menyediakan bahan pertanggungjawaban tersebut untuk mendukung kepentingan manajemen pemerintahan dan pembangunan. Dengan demikian sangatlah tepat pola penyelenggaraan kearsipan nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012.

Senin, 15 Januari 2018 bertempat di Ruang Tamu VIP Lamin Etam tepat pukul 09.00 Wita, Gubernur Kalimantan Timur Bapak Drs. H. Awang Faroek Ishak, MM., M. Si., secara khusus menerima 35 (tiga puluh lima) Pejabat Fungsional Arsiparis Se Provinsi Kalimantan Timur yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Prof. Dr. Ir. HM. Aswin., MM.

Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Prof. Dr. Ir. HM. Aswin, MM. yang menyampaikan bahwa Penyelenggaraan Kearsipan di Provinsi Kalimantan Timur telah mengalami perubahan yang signifikan semenjak mulai dicanangkannya Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) pada tanggal 17 Agustus 2016 dan Provinsi Kalimantan Timur adalah Provinsi Pertama di Indonesia yang menindaklan­­juti komitmen Menteri PAN dan RB.

Gubernur Kalimantan Timur memberikan apresiasi dan perhatian khusus terhadap dunia kearsipan serta dapat bertemu langsung dengan Pejabat Fungsional Arsiparis yang notabene adalah unsur penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya dan akuntabel.

Dalam kesempatan ini Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan bahwa peran arsiparis tidak hanya melakukan pembenahan arsip sebagaimana yang masih terjadi sampai saat ini tetapi melakukan pengelolaan arsip negara sehingga menjadi informasi yang akurat, terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan akses publik terhadap infomasi publik sebagaimana yang diamanatkan dalam penyelenggaran open government Indonesia.untuk mendukung terselenggaranya tugas pemerintahan dan pembangunan. Untuk itu Pejabat Fungsional Arsiparis dituntut untuk lebih professional dan meningkatkan kinerjanya. Gubernur juga meminta agar kabupaten dan kota segera membentuk instansi yang menangani bidang kearsipan, sebab arsip selain salah satu syarat tertib administrasi juga sangat mendukung tercapainya opini wajar tanpa pengecualian.

Pertemuan diakhiri dengan melakukan foto bersama Gubernur Kalimantan Timur, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur dan seluruh Pejabat Fungsional Arsiparis se Kalimantan Timur. (son/by/dpkd)