Detail Berita

Musrenbang RKPD Penting dan Strategis Wujudkan Perencanaan Dari Bawah

Senin, 03 April 2017

SAMARINDA — Forum perencanaan pembangunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) yang diselenggaran setiap tahun disebut merupakan agenda penting dan strategis mewujudkan perencanaan dari bawah.

“Perencanaan dari bawah maksudnya agar program kegiatan yang diusulkan sesuai kebutuhan masyarakat.Usulan dilakukan secara berjenjang dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi, dan nasional. Bukan ditetapkan dari atas tanpa mendengar usulan masyarakat,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kaltim, Zairin Zain saat Musrenbang RKPD 2018, di Planery Hall Convention Hall Samarinda, Senin (3/4).

Menurutnya, perencanaan pembangunan 2018 ditekankan harus memberikan prioritas pada program yang langsung bersentuhan masyarakat. Seperti halnya 29 program prioritas yang telah disepakati dalam proses perencanaan pembanguan sebelumnya.

Penetapan skala prioritas program dilakukan agar program kegiatan 2018 lebih tepat guna dan tepat sasaran. Terlebih rencan alokasi anggaran 2018 hanya sebesar Rp 6,7 Triliun, sementara Rp 6,32 Triliun diantaranya sudah dialokasikan untuk belanja wajib dan mengikat.

“Banyak untuk belanja pegawai Rp 2 triliun, kontrak tahun jamak Rp 1,5 triliun, dan pilkada sekitar Rp 355 milyar, bagi hasil pajak dengan kabupaten kota Rp 1,6 triliun. Sisanya belanja fiskal 2018 hanya Rp 225 milyar yang dibagikan ke OPD dan kabupaten kota, sehingga jauh dari angka cukup,”sebutnya.

Itu sebabnya perlu mencari sumber pendapatan tambahan baru untuk menopang kebutuhan pembiayaan pembangunan Kaltim. Salah satunya yang diharapkan tambahan dana bagi hasil (DBH) yang akan dibahas pertengahan tahun ini.

“Dari sini nanti akan kelihatan tambahan alokasi anggaran 2018. Sampai sekarang belum ada angkanya,” katanya.

Musrenbang juga dirangkai penyerahan penghargaan penilaian proses penyusunan perencanaan terbaik bagi Pemkab Kutim terbaik pertama, Pemkot Balikpapan terbaik kedua, Pemkab Kukar terbaik ketiga, dan Pemkot Samarinda terbaik keempat.

Termasuk diberikan penghargaan bagi BPD Kaltim atau Bankaltim atas partisipasi peran aktif mendorong perekonomian daerah dan pelaksanaan pembangunan Kaltim dan MoU Pelprov Kaltim dan Kejaksaan Tinggi Kaltim berkaitan akses data Teppra.(diskominfo katim/arf)