28 2010
Kategori : Artikel Perpustakaan - Dibaca : 29 kali
SENDAWAR - Sastrawan asal Kubar, Korrie Layun Rampan menerima penghargaan Citra Adidarma Pustaloka yang diserahkan oleh Kepala Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim H Syafruddin Pernyata di Aula Tulur Aji jangkat (TAJ), Kamis (22/7). Penghargaan ini diterimanya karena kepeduliannya terhadap pustaka dan perpustakaan.
Pada acara tersebut sekaligus dilakukan peluncuran buku karya Yuvenalis Pamung dengan editor Korrie Layun Rampan sendiri.
Syafruddin Pernyata mengatakan, penghargaan yang dianugerahkan oleh pemerintah pusat di Perpustakaan Nasional bulan lalu, saat itu belum bisa diterima Korrie secara langsung. "Ketika penyerahan di Jakarta tersebut Korrie sakit, jadi saya yang dipercayakan mewakilinya. Baru hari ini dapat menyerahkan kepadanya," katanya.
Menurutnya, belum ada daerah lain di Kaltim memiliki sastrawan seproduktif dan setenar Korrie, bahkan mungkin di seluruh Kalimantan dan Indonesia bagian timur.
Lebih lanjut dikatakannya, pengarang memiliki peranan strategis dalam pembangunan suatu bangsa terutama pembangunan sumber daya manusia (SDM)yang berkarakter dan bermartabat. "Kecerdasan merupakan kunci untuk meningkatkan martabat bangsa kita, dan umumnya bangsa yang kaya ialah bangsa yang cerdas," jelas Syafruddin.
Sementara itu, Bupati Kubar Ismael Thomas mengatakan, adanya pujangga atau sastrawan di Kubar ini tentu akan menjadi inspirasi dan akan dapat membantu mencerdaskan masyarakat Kubar. "Pendidikan sebagai salah satu misi Pemkab Kubar menjadi salah satu prioritas pembangunan, perpustakaan sebagai media untuk mencerdaskan masyarakat tentu akan dikembangkan," katanya.
Ditambahkannya, pengembangan perpustakaan prosesnya akan bertahap, misalnya untuk di sekolah-sekolah mungkin dimulai dari SMU dan sederajat, kemudian SMP maupun SD. Yang terpenting pembangunan insfrastruktur harus seimbang dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Dikatakannya, Pemkab sudah memberikan tanah untuk pembangunan perpustakaan di Jalan Jendral A Yani Kecamatan Barong Tongkok, juga telah dilakukan cor untuk pondasi oleh Korrie Layun Rampan. "Akan diusahakan pengembangannya," kata bupati.
"Mudah-mudahan ada sastrawan atau budayawan yang akan menjadi penerus bagi Kubar," harapnya.
Korrie mengungkapkan ia memiliki 25.000 judul buku, namun masih berada di Jakarta, dan 5.000 buku di Kubar. "Saya bermimpi memiliki perpustakaan sebagai pusat dokumentasi, sebagai tempat membaca, berdiskusi, belajar, berbicara, dan menulis," harap Korrie. (hms11)
Sumber : Kaltimpost.co.id
Edisi : 24 Juli 2010



