27 2010
Kategori : Artikel Perpustakaan - Dibaca : 48 kali
Komitmen Badan Perpustakaan Kaltim Tingkatkan Minat Baca Masyarakat Kaltim (Bagian 4/Habis)
Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dinamika kebutuhan masyarakat akan jasa layanan informasi yang semakin komplek, maka orientasi pengembangan koleksi bahan pustaka pada Badan Perpustakaan Kaltim telah mengalami perubahan yang mendasar.
Pada awalnya koleksi bahan pustaka Badan Perpustakaan Kaltim didominasi koleksi berbentuk karya cetak dalam jumlah yang sangat terbatas. Dalam perkembangannya saat ini koleksi yang disajikan untuk masyarakat sangat beragam dalam jumlah yang cukup memadai.
"Beragam koleksi bahan pustaka yang disediakan guna diperuntukkan bagi masyarakat dalam upaya pendukung kepentingan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi bagi pemustaka terdiri dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi yang bersifat ilmiah dan non ilmiah (fiksi)," kata Kepala Badan Perpustakaan Kaltim H Syafruddin Pernyata, didampingi Kepala Bidang Deposit dan Akuisisi Bahan Pustaka Hj Hetty Sabran.
Sampai dengan tahun ini koleksi bahan pustaka yang dimiliki Badan Perpustakaan Kaltim tercatat 79.657 judul buku dengan jumlah 325.221 eksemplar. Jumlah koleksi tersebut secara garis besar dibagi dalam dua kelompok, yakni koleksi umum dan koleksi deposit.
Koleksi umum merupakan kelompok koleksi bahan pustaka yang subjeknya berisi beragam disiplin ilmu dalam format penyajian yang bervariasi yang terdiri dari buku (buku, buku referensi dan buku fiksi), terbitan berkala (majalah/tabloid baik nasional maupun daerah, surat kabar, jurnal ilmiah dan bulletin), peta, globe, audio visual (CD, DVD, kaset dan lainnya) serta lukisan.
Sedangkan koleksi deposit merupakan kelompok bahan pustaka yang menjadi publikasi instansi pemerintah dan swasta yang berada di Kaltim atau penerbit luar Kaltim yang subjek pembahansannya berisi informasi tentang Kaltim. Koleksi deposit Kaltim dihimpun , dikelola dan didayagunakan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Wajib serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.
Dalam UU Nomor 4/1990 tersebut telah mengamanatkan bahwa setiap penerbit (pemerintah maupun swasta), baik secara kelembagaan maupun perorangan wajib menyerahkan hasil publikasinya masing-masing kepada Perpustakaan Nasional sebanyak 2 eksemplar untuk setiap judulnya dan perpustakaan Provinsi sebanyak 1 eksampler untuk setiap judulnya.
Saat ini jumlah koleksi deposit yang dikelola dan didayagunakan Badan Perpustakaan Kaltim tercatat sebanyak 12.074 judul dengan 12.274 eksampler yang terdiri dari buku (laporan penelitian, biografi dan terbitan pemerintah), terbitan berkala (majalah/tabloid, surat kabar daerah, jurnal daerah dan bulletin), peta, audio visual (CD,DVD, kaset dan lainnya) dan Naskah kuno (dalam format microfilm).
Sistem penataan koleksi atau pengelompokan dan penataan koleksi bahan pustaka di rak pada ruang baca/ruang koleksi Badan Perpustakaan Kaltim menggunakan Sistem Klasifikasi Persepuluhan Dewey (Dewey Decimal Classification/DDC) yang merupakan hasil karya Melvil Dewey (1851-1931) seorang pustakawan dari Amerika Serikat.
Sistem penelusuran informasi maupun koleksi bahan pustaka pada awalnya menggunakan sarana penelusuran berupa kartu catalog yang disimpan dalam rangkaian laci catalog. Sistem ini dikatakan tradisional ini mengarahkan pengunjung untuk melakukan penelusuran dengan menelususr kartu catalog yang terbagi atas kartu catalog pengarang, judul dan subyek.
Menyadari kelemahan tesebut, maka pada 2007 telah diterapkan sistem media penelusuran koleksi melalui on-line publik acces catalogue (OPAC) yang menggunakan media penelusuran berupa computer client yang dapat diakses melalui program Sistem Informasi Perpustakaan berbasis ISIS (SIPISIS).
Melalui OPAC para pengunjung perpustakaan atau pustakawan dapat menelusuri keberadaan koleksi di rak melalui empat pendekatan, yakni nama pengarang, judul buku dan subjek atau pokok bahasan buku, serta kata kunci atau kamus istilah.
Untuk program kerja pada Bidang Deposit dan Akuisisi Bahan Pustaka 2010 Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim, yakni pemasyarakatan atau sosialisasi UU Nomor 4 Tahun 1990, kerjasama sistem informasi terpadu, inventarisasi pengarang serta hasil karya di lingkungan Pemprov Kaltim.
Inventarisasi naskah klasik maupun kuno di Kaltim, perbaikan Koleksi Deposit, kegiatan Seleksi Bahan Pustaka tahun 2010, penyusunan Katalog Induk Daerah (KID), penyusunan Bibliografi Daerah Kaltim, penyusunan pembuatan Abstrak buku-buku terbaru.
Penyusunan Daftar Tambahan Buku (DTB), pengolahan buku sumbangan, penyusunan abstrak maupun artikel terbitan Kaltim, pemasangan alat pengaman koleksi, pengadaan bahan pustaka (bahasa dan sastra, keagamaan, umum, ilmu pengetahuan sosial, politik dan ketatanegaraan, teknologi, ekonomi dan keuangan serta kamus dan bahasa untuk referensi) sebanyak 4.341 judul untuk 16.416 eksampler.(masdiansyah/hmsprov)
Sumber : http://kaltimprov.go.id
Edisi : Senin, 26 Juli 2010



